Polda Sumsel dan Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 968 Ribu Penerima di Sumsel

Sumsel.Wartadaerah.com, Palembang – Gerakan Pangan Murah Polda Sumsel san Bulog Kanwil Sumsel Babel, “Polri untuk masyarakat” di Gudang Bulog Sukamaju Kec. Sako Kota Palembang, Jumat, 13 Maret 2026. Program ini merupakan bentuk sinergi antara Polda Sumsel, Perum Bulog, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 135,5 ton beras disalurkan kepada sekitar 20.325 warga agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Gudang Bulog Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Jumat pagi.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi Sumsel, serta pimpinan Perum Bulog Wilayah Sumsel–Babel.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, keterjangkauan harga bahan pokok menjelang momentum Idul Fitri menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi masyarakat tetap kondusif.

“Ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial masyarakat. Karena itu Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Sandi Nugroho.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun 2026 ini, Polda Sumsel menyalurkan beras melalui 47 titik distribusi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sumsel–Babel Mersi Windrayani menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan Bulog dalam menyediakan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, Gudang Bulog Sukamaju yang menjadi lokasi kegiatan memiliki enam unit gudang dengan kapasitas sekitar 21.000 ton. Saat ini, stok beras yang tersedia mencapai sekitar 16.000 ton, dengan tambahan cadangan 259.560 liter minyak goreng Minyakita.

“Kami menyediakan sekitar 10 ton beras atau 2.000 paket yang dapat dibeli masyarakat pada kegiatan hari ini. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan bonus pilihan minyak goreng, gula, atau kecap sebagai bentuk dukungan tambahan menjelang Lebaran,” kata Mersi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berdasarkan penugasan dari Badan Pangan Nasional tertanggal 11 Februari 2026, Perum Bulog juga ditugaskan menyalurkan bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 di seluruh Sumatera Selatan.

Total bantuan tersebut menyasar sekitar 968.499 penerima bantuan pangan dengan pagu beras mencapai 19.369 ton serta distribusi 3,873 juta liter Minyakita.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah Polri yang dinilai berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri. Menurutnya, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak dapat membantu masyarakat sekaligus menekan potensi lonjakan harga dan mencegah panic buying.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran,” ujar Herman Deru.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sehingga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri tetap terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di wilayah Sumatera Selatan.(Rudi)