Musim Hujan Tiba, Camat Muhamad Fadly Ingatkan Warga Jangan Ada Sampah Berserakan!

Sumsel.Wartadaerah.com, Palembang – Di tengah ancaman musim penghujan yang mulai membayangi Kota Palembang, Camat Sukarami, Muhamad Fadly, S.STP., M.A.P., mengambil langkah proaktif. Tak hanya duduk di balik meja, ia terjun langsung menyapa warga RT 19 RW 04, Kelurahan Sukabangun, dalam aksi “Jumat Bersih” yang penuh kehangatan, Jumat (17/4/2026).

​Suasana di pemukiman warga tampak berbeda pagi itu. Dengan mengenakan batik khas motif Palembang, Fadly tampak akrab berbincang dengan warga, mulai dari bapak-bapak yang sedang gotong royong hingga ibu-ibu yang antusias mendengarkan arahannya.

​Dalam arahannya yang humanis namun tegas, Fadly menekankan pentingnya manajemen sampah di tingkat akar rumput. Ia meminta para Ketua RT untuk tidak bosan mengedukasi warga agar membuang sampah tepat pada tempatnya.

​”Tolong sampaikan, terkait masalah sampah, apalagi musim penghujan, tolong kita sama-sama bersihkan. Ya, Pak RT, tegaskan lagi kepada warganya, tolong sampah dibuang di tempatnya,” ujar Muhamad Fadly dengan nada menyemangati.

​Tak sekadar memberi instruksi, Fadly juga memaparkan sebuah sistem koordinasi yang inovatif. Ia ingin agar pengelolaan sampah di wilayahnya berjalan terintegrasi, mulai dari lingkup terkecil hingga ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

​”Harapan Pak Wali, bahwa sampah ini tidak lagi berserakan di mana-mana. Jadi, nanti sampah ini kalau bisa kita koordinir dari RT, RW, nanti diambil DLHK, DLHK ambil ke TPA,” tambahnya.

​Langkah ini dinilai sebagai solusi cerdas untuk memutus rantai penumpukan sampah liar yang seringkali menjadi pemicu banjir saat intensitas hujan tinggi.

​Acara yang berlangsung penuh semangat tersebut ditutup dengan yel-yel khas warga Sukabangun. Saat Fadly meneriakkan “Selamat Pagi!”, warga dengan kompak menyahut “Pagi, Pagi, Pagi!”. Kebersamaan itu terkunci manis dengan teriakan “Sukabangun! Luar Biasa!” yang menggema di seluruh sudut gang.

​Aksi nyata Camat Sukarami ini seolah menjadi pengingat bahwa kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kolaborasi hati antara pemimpin dan warganya. Sukabangun hari ini bukan sekadar bersih lingkungannya, tapi juga kuat rasa kekeluargaannya.(Red)