Beranda Advertorial Lurah Dian Mayasari Apresiasi Inovasi Pemurnian Air Siswa SPH di Kawasan 9-10...

Lurah Dian Mayasari Apresiasi Inovasi Pemurnian Air Siswa SPH di Kawasan 9-10 Ulu

Sumsel.Wartadaerah.com, Palembang – Kelurahan 9-10 Ulu bersama Sekolah Palembang Harapan (SPH) menggelar kegiatan bakti sosial dan penyuluhan edukasi lingkungan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Musi, Palembang, Senin (8/6).

​Kegiatan yang mengusung tema “Lestarikan Air, Lindungi Masa Depan” ini melibatkan 42 siswa kelas 11 SMA dan 5 guru pendamping dari SPH selaku bagian dari Pelita Harapan Group. Fokus utama dari aksi nyata ini adalah memberikan edukasi kesehatan lingkungan serta memperkenalkan inovasi alat filter air (water filter) sederhana kepada warga setempat.

​Lurah Kelurahan 9-10 Ulu, Ibu Dian Mayasari, S.STP., M.Si., menyatakan dukungannya secara penuh terhadap inisiatif berbasis proyek STEM (Sains, Teknologi, dan Matematika) yang diinisiasi oleh para pelajar ini. Menurutnya, kolaborasi ini membawa dampak instan yang sangat positif bagi warganya.

​”Kami dari pihak kelurahan tentu sangat menyambut baik dan mengapresiasi penuh kehadiran anak-anak dari Sekolah Palembang Harapan ini. Kegiatan seperti ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar warga kami yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Musi, terutama terkait pemahaman pentingnya menjaga kebersihan air dan pola hidup sehat,” ujar Dian Mayasari saat memantau langsung jalannya kegiatan di lokasi.

​Dian menambahkan, pihak kelurahan telah mengoordinasikan jajaran Ketua RT setempat untuk menghadirkan sekitar 30 warga yang dinilai paling membutuhkan edukasi dan intervensi fasilitas sanitasi air bersih tersebut. Dalam penyuluhan ini, warga diajarkan cara memfilter air sungai secara sederhana agar layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

​”Melihat antusiasme warga tadi, saya rasa edukasi visual seperti ini jauh lebih efektif. Anak-anak SMA ini mampu menjelaskan teknologi filter air sederhana dengan bahasa yang mudah dipahami warga. Harapan saya, alat filter air yang diperkenalkan hari ini tidak cuma jadi pajangan, tapi benar-benar dipraktikkan dan dirawat oleh warga di rumah masing-masing demi kesehatan keluarga,” imbuh Dian.

​Melalui sinergi interdisipliner antara sektor pendidikan dan pemerintah tingkat kelurahan ini, diharapkan kesadaran masyarakat bantaran sungai terhadap kelestarian lingkungan dapat terus meningkat, sekaligus memberikan ruang pembelajaran yang bermakna dan aplikatif bagi generasi muda di Kota Palembang.(Red)

Artikulli paraprakSambut Ketua TP-PKK Kota Palembang, Camat Jakabaring Dorong Kolaborasi Wujudkan Palembang Berdaya
Artikulli tjetërPT KAI Tertibkan Rumah Dinas di Empat Lawang, Penghuni Pensiunan Terancam Dikosongkan Paksa