Wartadaerah.com, Palembang – Kepedulian terhadap kelestarian Sungai Musi terus digaungkan Kecamatan Jakabaring. Bersama masyarakat Kelurahan 9-10 Ulu, ratusan relawan dan berbagai komunitas peduli lingkungan turun langsung membersihkan kawasan pesisir Sungai Musi melalui gerakan bertajuk “A Love Letter to Musi”.
Camat Jakabaring Drs. Rachmat Maulana menyambut positif gerakan tersebut. Menurutnya, Sungai Musi memiliki arti penting bagi masyarakat Palembang karena tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tetapi juga menjadi saksi perjalanan sejarah dan perkembangan Kota Palembang.
“Bagi kita masyarakat Palembang, Sungai Musi bukan sekadar aliran air. Musi adalah nadi kehidupan, bagian dari sejarah dan identitas kota kita. Karena itu, mencintai Sungai Musi harus diwujudkan dengan tindakan nyata,” ujar Rachmat, Sabtu (08/08).
Ia menilai keterlibatan ratusan relawan, komunitas dan masyarakat dalam kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan bentuk nyata tumbuhnya kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Kita ingin semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh, bukan hanya ketika ada kegiatan, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Menurut Rachmat, kawasan pesisir Sungai Musi merupakan ruang penting yang harus dijaga kebersihan dan kelestariannya. Lingkungan sungai yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga wajah Kota Palembang.
Melalui gerakan “A Love Letter to Musi”, berbagai komunitas peduli lingkungan bersama warga Kelurahan 9-10 Ulu menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sungai dapat dilakukan secara sederhana, namun memberikan dampak yang besar apabila dilakukan secara bersama-sama.
“Surat cinta terbaik untuk Sungai Musi bukan hanya ditulis di atas kertas, tetapi diwujudkan melalui aksi. Ketika kita turun langsung membersihkan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan dan mengajak orang lain untuk peduli, itulah bentuk kecintaan kita kepada Musi,” ungkapnya.
Camat Jakabaring juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas, relawan dan masyarakat Kelurahan 9-10 Ulu yang telah berpartisipasi. Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Rachmat menegaskan, menjaga Sungai Musi bukan menjadi tanggung jawab satu pihak saja. Dibutuhkan kesadaran dan peran bersama agar sungai yang menjadi kebanggaan masyarakat Palembang tersebut tetap bersih, sehat dan mampu memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
“Aksi hari ini boleh selesai, tetapi kepedulian kita jangan berhenti. Selama Sungai Musi masih mengalir dan memberikan kehidupan bagi masyarakat Palembang, selama itu pula kita harus terus menjaga dan merawatnya,” pungkas Rachmat.(Red)









