Beranda Advertorial Karhutla Picu Lonjakan ISPA di Palembang, Warga Diimbau Waspadai Dampak Kabut Asap

Karhutla Picu Lonjakan ISPA di Palembang, Warga Diimbau Waspadai Dampak Kabut Asap

Wartadaerah.com, Palembang – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat semakin menjadi perhatian. Pemerintah Kota Palembang mencatat 7.742 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang periode Oktober 2026, dengan rata-rata 677 kasus per hari. Angka tersebut menambah catatan 17.434 kasus ISPA yang terjadi selama September 2026.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, pemerintah terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat memburuknya kualitas udara. Penanganan dilakukan melalui puskesmas, rumah sakit umum daerah, serta pos kesehatan yang tersedia di setiap kecamatan untuk memastikan warga mendapatkan layanan medis.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat 52.483 kasus ISPA selama September 2026, meningkat 11,62 persen dibandingkan Agustus yang mencapai 47.020 kasus. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini, seiring memburuknya kualitas udara akibat karhutla di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara memburuk. Jika harus beraktivitas di luar, warga disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap. Masyarakat juga perlu segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan, terutama jika gejala semakin berat.(Adv)

Artikulli paraprakBukan Sekadar Silaturahmi, Prima Salam Turun ke Kertapati Dengarkan Keluhan dan Sambangi Warga Sakit
Artikulli tjetërKepala BNPB Turun ke Palembang, Teknologi Dry Ice Dievaluasi untuk Tekan Kabut Asap Karhutla