Palembang – Senyum penuh haru terpancar dari wajah warga RT 47 Kelurahan Kemangagung, Kecamatan Kertapati. Plt. Camat Kertapati, Rifandi Putra, S.STP., M.Si, secara resmi menerima kunjungan jajaran manajemen PT PLN Indonesia Power UPDK Keramasan dalam rangka penyaluran bantuan sosial bagi korban musibah kebakaran, Jumat (13/3).
Kehadiran jajaran petinggi PLN, mulai dari Manajer UBP Keramasan Syafei, Manajer UP Keramasan Rendi, hingga Team Leader K4L Ira M. Sari, disambut hangat oleh Rifandi yang didampingi Lurah Kemangagung Budi Laksana, SE., MM, dan Kasi PMK Kecamatan Ferawati, S.Si., M.Si. Bantuan yang diberikan kali ini terasa istimewa karena fokus pada pemulihan kemandirian ekonomi, yakni berupa sepeda motor dan gerobak usaha.
Rifandi Putra dalam sambutannya menyatakan bahwa bantuan ini merupakan jawaban nyata atas doa para warga yang kehilangan mata pencaharian akibat musibah kebakaran beberapa waktu lalu.
“Kami mewakili masyarakat Kertapati, khususnya warga RT 47 Kemangagung, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN Indonesia Power. Bantuan sepeda motor dan gerobak ini bukan sekadar barang, tapi merupakan alat perjuangan bagi warga kami untuk kembali berdikari dan menyambung hidup pasca-musibah,” ujar Rifandi Putra.
Ia menambahkan bahwa peran pemerintah kecamatan adalah memastikan kolaborasi dengan pihak swasta berjalan harmonis dan tepat sasaran. Menurutnya, pemulihan pasca-bencana tidak hanya soal bantuan pangan, tetapi juga pemulihan alat produksi agar masyarakat tidak larut dalam kesedihan.
“Tugas kami memastikan bantuan ini diterima oleh mereka yang paling membutuhkan dan digunakan sebagaimana mestinya. Sinergi antara Kecamatan Kertapati dengan PLN Keramasan adalah contoh nyata bagaimana korporasi hadir menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini menjadi pemantik semangat baru bagi para korban untuk bangkit lebih kuat,” tambah Rifandi dengan penuh empati.
Kegiatan penyerahan secara simbolis ini berlangsung dengan suasana kekeluargaan di pemukiman warga. Bantuan kendaraan dan gerobak tersebut diharapkan dapat segera dioperasikan oleh warga untuk memulai kembali usaha dagang maupun mobilitas kerja yang sempat terhenti akibat bencana.(Red)











