Wartadaerah.com, Palembang – Ancaman gangguan pernapasan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Pemerintah Kota Palembang meningkatkan langkah pencegahan. Salah satunya melalui pembagian sekitar 20.000 masker gratis kepada masyarakat di pusat keramaian dan sejumlah jalan protokol guna mengurangi risiko paparan asap saat beraktivitas di luar ruangan.
Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perlindungan kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara. Penggunaan masker, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pembatasan aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko ISPA.
Data Pemkot Palembang mencatat 17.434 kasus ISPA sepanjang September 2026. Sementara itu, selama Oktober, jumlah kasus telah mencapai lebih dari 7.000, dengan rata-rata sekitar 677 kasus per hari. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan sekaligus mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pemkot Palembang berharap pembagian masker dapat meningkatkan kesadaran warga untuk melindungi diri dari paparan asap karhutla. Masyarakat juga diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan, terutama jika gejala memburuk, agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.(Adv)










